Informasi finansial, saham, crypto, dan aplikasi paling hits

Finansial

Trading Harian Tetap Banyak Cuan, Ini Triknya

Daily Trading atau perdagangan harian adalah aktivitas jual beli instrumen keuangan dalam hari yang sama. Bahkan trading bisa dilakukan beberapa kali dalam sehari. Jika dieksekusi dengan tepat, menghasilkan keuntungan dari trading harian akan sangat menguntungkan meskipun nilainya kecil.

Tapi ingat, kalau kamu seorang trading pemula, hati-hati. Langsung terjun dalam trading harian dapat menjadi aksi yang berbahaya. Jangan khawatir, beberapa broker didesain untuk mengerjakan trading harian. Satu hal yang perlu diingat bagi para trader adalah jangan menganggap trading harian sebagai hobi. Daily trading adalah pekerjaan. Kamu wajib cermat, rajin, fokus, objektif, dan membuang jauh emosi saat mengeksekusi trading harian.

Kumpulkan Pengetahuan

Jelas pengetahuan tentang prosedur trading dasar adalah yang paling utama. Selain itu daily trader harian harus mengikuti berita dan peristiwa pasar saham teraktual yang bakal memberi pengaruh pada tingkat harga saham, seperti contoh rencana suku bunga FED Amerika Serikat, prospek ekonomi regional, perang, dan lain-lain.

Jadi mulailah membuat daftar target saham yang ingin kamu perdagangkan. Cari informasi tentang perusahaan dan pasar umum yang dipilih. Ikuti berita bisnis dan kunjungi situs web keuangan yang andal.

Sisihkan Dana

Berapa banyak modal yang bisa kamu sediakan untuk setiap trading? Selalu ingat bahwa setiap trading ada risikonya. Siap-siaplah modal hilang jika trading tidak sesuai dengan perhitungan.

Trader berpengalaman yang sukses rata-rata memiliki risiko kurang dari 2 persen dari akun mereka setiap mengerjakan trading. Sebagai contoh, kalau kamu punya dana 2 juta rupiah dan bersedia mengambil risiko setengah persen dari modal setiap trading, maka kerugian maksimum per transaksi kamu adalah Rp10.000 (Rp2.000.000 x 0,5%).

Selalu sisihkan jumlah dana surplus yang dapat kamu perdagangkan dan siap untuk kalah. Ingat, hal itu mungkin terjadi, mungkin juga tidak.

Baca Juga  Trading Saham Halal atau Haram? Begini Hukumnya

Sisihkan Waktu

Tidak cuma dana, waktupun harus kamu sisihkan karena trading harian membutuhkan waktu. Itulah sebabnya trading harian harus kamu anggap sebagai pekerjaan kamu yang punya waktu sendiri untuk mengerjakannya. Bahkan, kemungkinan kamu akan sepanjang hari menghabiskan waktu untuk menganalisa, dan mengambil keputusan untuk beli atau jual saham yang kamu perdagangkan.

Proses ini membutuhkan trader untuk mengamati pasar dan spot opportunities. Spot beli yang tepat dapat muncul kapan saja selama jam perdagangan. Bergerak cepat adalah kuncinya. Intinya, kamu harus siap siaga setiap waktu pada jam saham dimulai agar tidak terlewat kesempatannya.

Mulai dari yang Kecil

Jelas, sebagai pemula, kamu harus fokus pada maksimal satu hingga dua saham selama sesi. Mengamati, melacak dan menemukan peluang lebih mudah hanya dengan beberapa saham.

Jauhi Saham Penny Stock

Beli murah, jual mahal. Itu prinsipnya. Mungkin kamu bakal ketemu dengan yang namanya penny stock. Harganya murah sekali. Tapi hati-hati, saham-saham ini seringnya tidak likuid dan bakal bikin kamu sport jantung karena harganya yang tiba-tiba drop tanpa perhitungan.

Setting Cut Loss dengan Limit Order

Tentukan jenis pesanan apa yang akan kamu gunakan untuk masuk dan keluar dari trading. Kamu akan menggunakan pesanan pasar atau membatasi pesanan? Sementara itu, limit order hanya menjamin harga tetapi bukan eksekusi.

Limit order membantu kamu berdagang dengan lebih presisi, di mana kamu menetapkan harga kamu untuk membeli serta menjual. Trader harian yang lebih canggih dan berpengalaman dapat menggunakan penggunaan strategi opsi untuk melakukan perlindungan nilai posisi mereka juga.

Buat Jadwal Waktu Trading

Biasnya banyak pesanan yang ditempatkan oleh investor dan pedagang mulai dieksekusi segera setelah pasar dibuka di pagi hari, yang berkontribusi terhadap volatilitas harga. Seorang pemain berpengalaman mungkin dapat mengenali pola dan memilih dengan tepat untuk menghasilkan keuntungan.

Baca Juga  Rp930 Miliar Dividen ANTM Siap Dibagikan Tahun Ini

Namun, untuk pemula, lebih baik hanya membaca pasar tanpa membuat gerakan apa pun selama 15 hingga 20 menit pertama. Jam tengah biasanya kurang stabil, dan kemudian gerakan mulai stabil lagi menuju penutupan. Meskipun banyak peluang pada jam sibuk, lebih aman bagi pemula untuk menghindarinya pada awalnya.

Tetap Konsisten pada Rencana

Trader yang sukses harus bergerak cepat, tetapi tidak harus berpikir cepat. Mengapa? Karena mereka telah mengembangkan strategi perdagangan sebelumnya, bersama dengan disiplin untuk tetap berpegang pada strategi itu. Penting untuk mengikuti formula Anda dengan cermat daripada mencoba mengejar keuntungan. Jangan biarkan emosi Anda mengambil alih strategi.

Leave a Reply